Powered By Blogger

Kamis, 30 Mei 2013

Ludwig van Beethoven lahir pada tahun 1770 di kota Bonn, Jerman. Semasa kanak-kanak sudah tampak jelas bakat musiknya yang luar biasa dan buku musik ciptaannya muncul pertama kali tahun 1783. Di usia remaja dia berkunjung ke Wina dan diperkenalkan kepada Mozart tetapi perjumpaan keduanya berlangsung singkat. Tahun 1792 Beethoven kembali ke Wina dan sebentar dia belajar musik dengan Haydn yang kala itu pencipta musik Wina kesohor (Mozart mati setahun sebelumnya).

Beethoven menetap di Wina, Mekkahnya musik waktu itu, selama sisa hidupnya. Rasa musik Beethoven yang tinggi selaku pemain piano mengesankan tiap pendengamya dan dia berhasil baik selaku pemain maupun guru. Segera dia menjadi pencipta musik yang produktif juga. Karyanya dapat sambutan baik. 

Sejak umur pertengahan dua puluhan ke atas, dia sudah mampu menerbitkan dan menjual buku ciptaan musiknya tanpa kesulitan apa pun.

LUDWIG VAN BEETHOVEN (1770-1827)
 

Ketika Beethoven berumur di ujung dua puluhan, tanda-tanda ketuliannya mulai tampak. Tak pelak lagi gejala ini amat merisaukan si komponis muda. Tuli buat seorang pencipta musik betul-betul suatu malapetaka. Suatu ketika timbul keinginannya mau bunuh diri saja.

Tahun-tahun antara 1802-1815 sering dianggap masa pertengahan karier Beethoven. Pada masa istirahat itu, akibat ketuliannya menghebat, dia mulai mundur dari pergaulan masyarakat. Ketunarunguannya ini membuat orang punya kesan tidak yakin bahwa Beethoven memang betul-betul anti manusia, anti masyarakat, benci bergaul. Dia terlibat dengan percintaan yang kerap dengan gadis-gadis muda tetapi tampaknya semua hubungan ini berakhir tak bahagia dan tak pernah beristeri.

Karya musik Beethoven sendiri menggila produktifnya. Tahun-tahun terus berjalan namun perhatian yang diterimanya makin lama makin susut yang mestinya populer buat seorang komponis seperti dia di jaman itu. Tetapi, kesuksesannya menanjak terus.

Pada usia empat puluhan Beethoven menjadi seratus persen pekak. Akibatnya, dia tak pernah lagi tampil di muka umum dan semakin menjauhi masyarakat. Hasil karyanya semakin sedikit dan semakin sulit di fahami. Sejak itu dia mencipta terutama buat dirinya sendiri dan beberapa pendengar yang punya ideal masa depan. Dia pernah bilang kepada seorang kritikus musik, "Ciptaanku ini bukanlah untukmu tetapi untuk masa sesudahmu."

Ini merupakan ironi yang kejam dari sebuah nasib bahwa seorang komponis paling berbakat sepanjang jaman harus tertimpa musibah ketulian semacam itu. Kalau saja Beethoven dengan kekuatan tekad non-manusiawi -- dalam ketuliannya itu-- terus tetap menjaga mutu komposisi musiknya, ini akan merupakan hal yang memukau dan brilian.
Tetapi, kenyataan lebih mengherankan lagi ketimbang yang dibayangkan dalam masa tahun-tahun ketulian totalnya, Beethoven melakukan ciptaan tidak sekedar setarap dengan apa yang dihasilkan sebelumnya, melainkan umumnya dianggap merupakan hasil karya terbesarnya. Dia meninggal di Wina tahun 1827 pada usia lima puluh tujuh tahun.

Karya Beethoven yang banyak itu termasuk 9 simfoni, 32 sonata piano, 5 piano concerto, 10 sonata untuk piano dan biola, serangkaian kuartet gesek yang menakjubkan, musik vokal, musik teater, dan banyak lagi. Tetapi, yang lebih penting dari jumlah ciptaannya adalah segi kualitasnya. Karyanya merupakan kombinasi luar biasa dari kedalaman perasaan dengan kesempurnaan tata rencana. Beethoven memperagakan bahwa musik instrumental tak bisa lagi dianggap cuma punya nilai seni nomor dua. Ini dibuktikan dari komposisi yang disusunnya yang telah mengangkat musik instrumental itu ke tingkat nilai seni yang amat tinggi.
Beethoven benar-benar seorang pencipta orisinal yang jempolan dan banyak perubahan-perubahan yang dilakukan dan diperkenalkannya mempunyai pengaruh yang abadi. Dia memperluas ukuran sebuah orkestra. Dia menambah panjangnya simfoni dan memperluas daya jangkaunya. Dengan mendemonstrasikan kemungkinan yang hampir tak terbatas yang bisa dihasilkan oleh piano, dia membantu menjadikan piano itu instrumen musik yang paling terkemuka. Beethoven membuka babak transisi dari musik klasik ke musik bergaya romantik dan karyanya merupakan sumber ilham untuk gaya romantik.

Dia menanamkan daya pengaruh yang menghunjam pada diri komponis-komponis yang muncul belakangan, termasuk tokoh-tokoh yang memiliki gaya berbeda seperti Brahms, Wagner, Schubert dan Tchaikovsky. Dia juga merintis jalan buat Berlioz, Gustav Mahler, Richard Strauss dan banyak lagi lainnya.

Nyata benar, Beethoven mesti ditempatkan di atas musikus mana pun dalam daftar urutan buku ini. Meski Johann Sebastian Bach nyaris punya keistimewaan setara, karya Beethoven lebih luas dan lebih sering didengar ketimbang ciptaan Bach. Lebih dari itu, sejumlah penyempurnaan yang dilakukan Beethoven lebih punya pengaruh mendalam terhadap perkembangan musik selanjutnya ketimbang hasil karya Bach.

Secara umum, ide etik dan politik lebih gampang dijabarkan dengan kata-kata daripada musik dan kesusasteraan. Punya ruang lingkup pengaruh yang lebih luas dari pada musik. Atas dasar pertimbangan inilah Beethoven --meski tokoh jempolan dalam sejarah musik-- ditempatkan dalam urutan lebih rendah ketimbang Shakespeare.

Saya sangat senang dengan tokoh ini, dia menginspirasi saya bahwa orang yang berseni dalam musik itu dapat berhasil,,, musik itu seni, dapat menginspirasi pendengarnya... musik itu seperti kesunyian, damai dan tentram... tidak ada peperangan...

Keindahan didunia ini hanya dapat dilontar-lewatkan melalui musik....

Misteri Kos-kosan Batu

Kos batu berada di jl. Kapuk tepatnya didepan Universitas Gunadarma jl. Margonda Raya. Dulu dari cerita-cerita warga sekitar, kos batu adalah tempat bagi mahasiswa IKJ….. mereka dulunya banyak yang tinggal disitu, selain itu mereka juga pernah membuat adegan film di kos batu sebagai tempat shooting…. Saya rasa ini merupakan hal yang menarik dari kos-kosan ini.
Namun dari banyak warga juga sempat saya dengar kejadian yang sangat menyeramkan dari kos itu… ternyata kos-kosan itu punya cerita yang menyeramkan….
Kebetulan teman saya sekelas di kampus Gunadarma tinggal di kos itu, dia berada di lantai bawah mungkin jika dilihat serasa berada diruang bawah tanah…. Kos-kosan teman saya ini menurut saya adalah kos yang paling menakutkan, karena kosnya selain berada di bawah tanah tempatnya juga agak gelap karena tertutup tidak dapat dimasuki oleh sinar matahari. Selain itu dikosnya ada tulisan Papua Island… yang sangat menyeramkan….
Saat saya pertama kali datang di kosnya, saya takut, saya mengira tempat itu adalah Goa yang dipenuhi ular, binatang menyeramkan, apalagi hantu…
Saya memberanikan diri untuk masuk ke kamar itu, dan akhirnya perasaan saya yang takut tadi mulai hilang… ketika saya melihat isi kamarnya dia. Saya salah sangka mengira kamar itu, ternyata kamar teman saya isinya adalah barang-barang berharga, saya melihat kulkas, tv, computer, dan banyak lukisan dari papua, dan yang membuat saya kaget adalah lukisan kepala suku yang mukanya menyeramkan.

Selama 6 bulan saya sering ke kos teman saya itu namun belum pernah merasakan hal yang mencurigakan, tapi saya tetap waspada, siapa tau ada setan mendadak muncul didepan saya saat saya berada di kos itu... saya memiliki perasaan seperti itu mungkin karena saya belum pernah melihat hantu....

seminggu setelah saya menjejaki semester 2,. saya pindah di kos-kosan itu, kebetulan kamar saya bersebelahan dengan kamar teman saya itu, hanya saja kamar saya masih bisa dijangkau oleh matahari.. dan tidak menyeramkan seperti kamar dia.
Tapi anehnya teman saya yang berada didekat kamar saya menakut-nakuti saya... kata mereka, didepan pintu kamar saya itu adalah gerbang masuknya setan-setan.... karena saya tidak takut setan, sikap saya biasa saja... tapi aneh tiba-tiba saya merinding...

itulah anehnya diri saya, saya menganggap saya ini berani tapi sebenarnya ketakutan masih membayangi siri saya.....



terimakasih”

50 kata idioms

1
After all          
Pada akhirnya
2
All of sudden
Tanpa diduga-duga, tiba-tiba
3
As well
Juga
4
At all
Sama-sekali
5
At this point
Pada saat ini, sekarang ini
6
Be about to
Akan, mau
7
Be better off
Dalam keadaan  baik
8
Be broke
Bokek, tidak punya duit
9
Be in charge of
Bertanggung jawab atas
10
Be out of                    
Kehabisan
11
Be out of shape
Dalam keadaan buruk
12
Be to blame   
Bertanggung jawab atas (keburukan)
13
Be touch and go
Tidak menentu
14
Be up and about       
Aktif kembali setelah sakit
15
Be up to someone
Terserah pada (seseorang)
16
Be used to
Terbiasa, biasa
17
Break into
Masuk dengan mendobrak
18
Brush up on
Mempelajari (sesuatu) kembali, mereview
19
By heart
Dalam hati, dengan menghafalkan
20
By the way
Ngomong-ngomong
21
Call off
Membatalkan
22
Catch up
Jadi tidak ketinggalan
23
Come up with
Menemukan cara, idea tau rencana
24
Count on someone   
Tergantung pada (seseorang)
25
Cut down on
Mengurangi
26
Do one’s best
Melakukan yang terbaik
27
Do something over
Melakukannya kembali
28
Do without
Hidup tanpa
29
Dress up
Memakai, mengenakan
30
Drop off
Menitipkan, mengirimkan
31
Even so
Akan tetapi, meskipun begitu
32
Every other
Setiap jengkal
33
Fall behind    
Ketinggalan, telat akan
34
Fall in love
Jatuh cinta
35
Find fault with
Mengkritik
36
Find out
Mempelajari, mendalami
37
Foot the bill
Membayar
38
From now on
Untuk saat ini dan seterusnya
39
Get along with
Mempunyai hubungan baik dengan
40
Get away with
Bersalah dan tidak ditahan akan
41
Get in touch with
Berkomunikasi, menelepon
42
Get lost
Tersesat
43
Get over
Sembuh dari
44
Get rid of
Menyelesaikan
45
Get together  
Bersama-sama, bertemu
46
Give someone a hand           
Membantu seseorang
Berhenti melakukan (sesuatu)
47
Have got
Mempunyai, memiliki
48
Have on
Mengenakan, memakai
49
Hold up
Merampok menggunakan senjata
50
How about
Bagaimana dengan

VERB (KATA KERJA)

VERB – KATA KERJA

Verb (Kata kerja) : yaitu jenis kata yang menyatakan kegiatan/aktivitas atau keadaan.
Jenis-jenis verbs
  1. Regular Verbs (Kata Kerja Beraturan)
Regular Verbs adalah kata kerja yang menggunakan akhiran d/ed pada kata kerja bentuk 2 dan 3

V1 (Simple Form) V2 (Simple Past) V3 (Simple Participle)
Like Liked Liked
Want Wanted Wanted
Need Needed Needed
Try Fried Tried
Play played Played


  1. Irreguler Verbs (Kata Kerja Yang Tidak Beraturan)
Yaitu kata kerja yang tidak menggunakan akhiran d/ed

V1 (Simple Form) V2 (Simple Past) V3 (Simple Participle)
Cut Cut Cut
Sell Sold Sold
Run Run Run
Eat Ate Eaten
Drink Drunk Drunk


  1. Transitive Verbs (Kata Kerja Transitive)
Yaitu kata kerja yang memerlukan object

Contoh : Cut
Enjoy
Need
Etc….

Contoh : Hisan is cutting his nails
S V O
The boy kicked the ball toward the goal

  1. Intransitive Verbs (Kata Kerja Intransitive)
Yaitu kata keja yang tidak memerlukan objek
Contoh : Fly
Swim
Sleep
etc…

Contoh : The bird are flying
S V

  1. Auxiliary Verbs (Kata Kerja Bantu)
  • Be
  • Do/does/did
  • Have/has/had
  • Modals (Kata Bantu Pengandaian)